Saturday, October 03, 2009

Modem Baru - Internet anywgere....

Alhamdulilah, hari ini sudah terbeli Mobile Partner, my new internet modem GSM.
Semoga sejak saat ini gak rebutan lagi sama Ilham-Queena dan bisa nge-net and kerja at anywhere.

Monday, July 13, 2009

Senin, 13 Juli 2009 adalah hari pertama Ilham & Queena masuk sekolah setelah 3 minggu berlibut.
Berbekal pengetahuan bahwa hari pertama diawali dengan penentuan kelas yang biasanya disampaikan melalui papan pengumuman dan rasa bahagia untuk kembali bersekolah setelah sekian lama main aja, maka Ilahm & Queena gembira sekali bangun pagi dan bersiap kembali ke sekolah.
Ilham yang tambah besar, perlu trik khusus agar baju kotak2 Bina Insani-nya masih bisa dipakai (Aku mengakalinya dengan meminta tetangga untuk membesarkan lipatan perut....). Dan Queen, tampaknya tak bermasalah degnan rok lamanya, karena hanya tingginya yang nambah, bukan perutnya.

Alhamdulilah...., mereka dijemput pagi sekali oleh Eyang Laras rekan jemputan kami yang sangat baik..., dan malam hari kami cek, beginilah hasil laporan hari pertama:

"Adik tadi dibantu mamanya Lili untuk bisa lihat papan pengumuman dan tahu adik di kelas 2 apa. Adik di kelas 2E mama...., guru wali kelas adik bernama Bu Leni, dari Tasikmalaya. Ketika ditanya apakah ada diantara teman-teman yang punya saudara di Tasikmalaya, terus adik angkat jari. Oya mama.... besok diminta bawa mukena, sandal dan buku referensi. Terus tadi koperasi rameeee sekali jadi adik dan mas gak bisa ke sana, terus berarti pesanan mama untuk beli badge besok aja ya..."
Demikian gadis kecilku nyerocos dengan cerianya menceritakan pengalaman pertama di hari pertama kelas 2 hari ini.

"Mas.... ya gitu deh sekarang di kelas 5D bareng sama Dewang. Besok gak diminta bawa apa-apa ma... hanya nyiapin buku referensi bahasa indonesia dan PLH. Oya, mas dipilih jadi ketua seksi rohani islam".
Laporan Ilham cukup singkat seperti biasa, tapi cukuplah melaporkan kegiatannya di hari pertama.

Ya Allah, terima kasih. Jadikanlah hari pertama mereka sebagai hari indah mereka mengawali jenjang lebih tinggi pendidikan dasar ini. Semoga keterampilan dan pengetahuannya meningkat dan juga kesolehan mereka terus meningkat. Amin ya Allah, telah kau berikan kami anak2 yang mandiri.

Monday, June 01, 2009

Alhamdulillah..... Ilham sudah mulai tidur sendiri sejak kemarin (1 Juni 2009).
Have a nice sleep everyday darling.... Ibu prouds of you
Congrats for the new AC ya....

Thursday, February 19, 2009

Jarimatika

Anakku Queena merengek minta les jarimatika. Nduuuuk cah ayu, ibu melihatmu cukup dalam berhitung di usiamu yang 6 dan kelas 1-mu.
"Tapi adik ingin berhitung lebih cepat seperti teman adik di kelas, mama...".

Sudah lama dengar tentang jarimatika, dan akhirnya hari itu aku cari info sana-sini ttg jarimatika. Kudapat satu, untung masih tetangga...., dan untuk Queena, hari itu pula kudaftarkan jarimatika untuknya.

Kira2 gimana sih dengan jarimatika. Ada yang ingin diskusi?

Wednesday, February 11, 2009

Pelatihan Renang

Masih dengan Ilham. Salah satu soal ulangan IPA adalah:
"Sebutkan upaya pemerintah untuk menanggulangi bencana banjir".
Dan jawaban Ilham untuk pertanyaan tersebut adalah:
"Memperlebar saluran air dan menyelenggarakan pelatihan renang".

Semoga ide anak kami yang tentunya dilandasi semangat dan kepolosan menghadapi banjir mendapat perhatian dari pemerintah. Amin.....

"Mengumpat ala Ilham"

Semalam kami tertawa membaca hasil ulangan IPA Ilham (4 SD) yang dibagikan. Pada salah satu pertanyaan ulangan tersebut yaitu:
"Apa yang harus kita lakukan bila terjadi gempa bumi?",
maka jawaban Ilham (point 1 dari 2 point benar seharusnya) yaitu:
"Melindungi kepala dan mengumpat".

Oiiii Mas Ilham, masa sedang ada bencana kita harus 'mengumpat'??. Jangan kacau dengan bahasa Jawa ya ..... ngumpet, umpetan. Mengumpat adalah mencaci maki, padahal maksud Ilham adalah "bersembunyi".
Semoga pembelajaran bersama tentang bahasa malam tadi membawa berkah bagi kita semua.
Tetap semangat berbahasa dan terus belajar, anakku.....

Friday, January 30, 2009

Honor Your Father and Mother

I got a message from my niece, "Please aunty, tell me about my grandmom and grandpa"........
Thanks darling, today you asked me to remember both of them, though at least five times a day, my tongue is always spelling pray for them..... Certainly both of them are the person behind me at all time. Hope what my writing here reminds me and you too.


In today's society, many sons and daughters are influenced by modern cultures, in which, stress personal freedom and independence of children. This "freedom" often distance themselves from their parents.

Islam underlines that, it is Father who is responsible for holding the family together and to command to obey Allah to the members of the family. As what Muhammad the Prophet said (Tirmizi):
"The pleasure of Allah lies in the pleasure of fathers, and the displeasure of Allah lies in the displeasure of fathers".

And it is said that
"Of all that a father can give to his children, the best is their good education and training (religiously)" (Mishat Book).

Then... take a moment to remember and think about the person that carried us for 9 months in her womb, experienced great hardship during pregnancy, suffered painful in delivering baby, responded to our cries...., fed and nurtured us, and awoke for us everynight...
That was mother.

No matter what a son or daughter does in the life, there is nothing that can ever equal to the weight of love and kindness that should be given to mother. Muhammad the Prophet (PBUH) gave the reminder for muslim that respect to mother is three times than to father:

A man asked the Messenger of Allah, "Who is most deserving of friendly care from me?", He replied: "Your mother". The man asked, "Who come next?", The Prophet replied, "Your mother". The man then asked again, "Who come next", The Prophet replied "Your mother". The man then asked, "Who come next? The Prophet replied, " Your Father".

May Allah bless us, and we are including in the person who respect to our parent, especially mother. Amin

Friday, January 16, 2009

Ilham's Description

Ahad, 17 Januari 2009
Gembira rasanya, ketika mendengar cerita Ilham semalam bahwa dari hasil diskusi dengan teman-teman, membaca ensiklopedi dan bimbingan gurunya di dalam kelas, Ilham menulis diskripsi tentang kapal selam. Berikut ini tulisan Ilham (kelas 4 SD) di buku modul IPA, semoga keterampilan menulisnya terus terbina dan berkembang positif. Amin.

Kapal Selam

Kapal selam adalah kapal yang bisa menyelam ke dasar laut. Biasanya kapal selam digunakan untuk berperang. Kapal selam digerakkan generator/nuklir. Kapal selam juga dilengkapi oleh periskop untuk melihat keadaan di permukaan laut. Kapal selam terbuat dari baja dan kerangka ringan. Kapal selam juga mempunyai lambung air untuk masuk ke dalam air dan juga kapal selam bisa meluncurkan senjata/roket di dalam air. Kapal selam besarnya bisa mencapai sebesar pesawat dan tingginya melebihi 3 meter.


Queena's Poem

Today, Queena asked me to accompany her to make some poem. That was the school assignment, and at the beginning Queena was not happy.

I tried to bring Queena to remember of what she did with the family in Bali. Alhamdulillah....., Queena could write what her thought, her own memories and feeling, when we were snorkling in Nusa Penida Bali, in November 2007.

Here is her poem, and she typed it herself. Alhamdulillah

Tamasyaku

Saat aku dan keluargaku ke Pulau Bali
Aku bermain snorkling bersama kakak dan ayahku
Aku gembira melihat ikan-ikan di dalam air
Dan aku gembira memberi makan ikan-ikan itu
Basah kuyup roti tawarku
Ikan-ikan itu belum mau makan rotiku
Kami tertawa gembira
Dan ibu yang menunggu di perahu pun ikut gembira

Oleh : Queena Nabila H.
Kelas : 1B
SD Bina Insani Bogor

Ilham's Poem

This is Ilham's poem when he was in grade 3 SD Bina Insani:

Pantaiku

Pantaiku kau indah sekali
Ombak ombak yang berdebur
Lebih indah lagi apabila aku berenang melihat terumbu karang dan ikan ikan

Tapi sayang banyak manusia yang tidak peduli terhadap kau
Oh pantaiku akan kujaga selalu